BENGKALIS, RMNEWS.ID-Seluruh struktur partai dari pengurus Ranting, Pimpinan Anak Cabang (PAC) pada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Siak mengecam tindakan salah satu kader yang juga calon Wakil Bupati Siak, Sugianto, karena dianggap telah membuat Gaduh masyarakat Siak dan suasana politik di Siak yg tdk lagi nyaman dan damai terutama keluarga besar PKB Kab.Siak sehingga menyebabkan citra partai PKB kab siak jelek di masyarakat.
“Seluruh PAC pengurus tingkat kecamatan akan membuat surat resmi melalui DPC untuk DPW PKB kiranya dapat menindak tegas bagi oknum pengurus DPW yang dinyatakan dan dianggap telah melakukan tindakan dan perbuatan tidak menyenangkan terhadap keluarga besar PKB Kab.Siak dan yg tentunya juga tidak tegak lurus dalam keputusan partai dalam hal Pilkada di Kabupaten Siak, khususnya ketika terjadinya PSU kata Ketua DPC PKB siak Muhtarom, Sabtu (12/4/2025).
Muhtarom mengatakan itu saat acara Halal bi Halal DPC PKB Siak dan Rapat Koordinasi pengurus yang dihadiri oleh segenap pengus tingkat kecamatan atau PAC.
Pada kesempatan itu, dia juga menyatakan bahwa terjadinya gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) tidak ada kaitan dengan DPC PKB Siak maupun DPW PKB Riau.
“DPC akan memberikan rekomendasi ke DPW atas surat pernyataan yg dibuat oleh PAC masing-masing kecamatan,” katanya.
Dalam rapat tersebut seluruh PAC juga menyatakan tidak setuju dengan adanya Pilkada ulang karena berbagai hal alasan termasuk menyusahkan masyarakat.
Untuk diketahui, polemik Pilkada Siak sejauh ini masih terus bergulir panas setelah calon wakil bupati nomor urut 01, Sugianto, secara terbuka menyerukan agar Pemungutan Suara Ulang (PSU) kembali dilakukan.
Seruan itu dia sampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun media sosial pribadinya, @sugianto_09, dengan caption ‘Siap PSU Ulang untuk Mengungkap Kebenaran’.
Pernyataan ini memicu perhatian publik, terutama karena di hari yang sama beredar dokumen resmi Mahkamah Konstitusi (MK) berupa Akta Pengajuan Permohonan Pemohon Elektronik Nomor 2/PAN.MK/e-AP3/03/2025 tertanggal 26 Maret 2025 pukul 18.11 WIB.
Dalam dokumen itu tercatat bahwa permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHPU) Pilkada 2024 diajukan atas nama pasangan Irving Kahar Arifin dan Sugianto sebagai pemohon, melawan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Siak sebagai termohon.
Suasana rapat di kantor PKB Kabupaten Siak, Riau. (Foto/Darwis).
Akta tersebut ditandatangani oleh Plt. Panitera MK, Wiryanto, dan menyebutkan bahwa pemohon diberi waktu maksimal tiga hari kerja untuk melengkapi berkas permohonan agar dapat didaftarkan dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi Elektronik (e-BRPK).
Namun, Irving yang merupakan calon Bupati Siak pasangan Suguanto, kemudian membantah keras keterlibatannya dalam pengajuan permohonan ke MK.
Irving mengaku tidak tahu-menahu dan merasa namanya dicatut dalam proses tersebut.”Saya tidak pernah melakukan gugatan setelah PSU. Ada orang yang ingin menggunakan nama saya dan itu tidak benar. Demi Allah, saya tidak pernah menyampaikan gugatan ke MK,” kata dia.
Irving bahkan bersama-sama dengan Cabup Afni ke Jakarta untuk mencabut laporan sepihak yang dilakukan oleh Sugianto.”Saya dengan tegas menyatakan bahwa apa yang dilakukan Sugainto telah memicu kemarahan masyarakat Siak. Apa yang dia lakukan adalah sepihak dan tidak sama sekali melibatkan saya,” demikian Irving.
Sementara itu Darwis.Ak Direktur LSM Badan Pekerja Nasional Indonesian Corruption Investigation ( BPN-ICI ) Provinsi Riau kelahiran kecamatan Sungai Apit mengatakan terkait masalah pasangan calon yang membuat gugatan karena tidak puas dengan hasil perolehan suara di pilkada serentak ke MK sah- sah saja , manun sudah dijelaskan oleh MK jika pasangan calon Bupati dan wakil bupati mau membuat gugatan harus berpasangan calon , apalagi pasangan calon Bupati nya sudah membuat pencabutan gugatan di MK sudah menerima hasil putusan Makamah Konstitusi maka gugutan yang di sampaikan ke MK itu dinilai cacat hukum karena yang menggugat hanya wakilnya. Ujar Wis.
Dikatakan Darwis lagi sebagai putra Kabupaten Siak melirik dari jauh sangat di sayangkan pada pilkada Siak yang menimbulkan keresahan masyarakat Kabupaten Siak ditanah Melayu Kesultanan ini tidak nyaman , Dan apa yang di sampaikan oleh pengusung partai PKB itu sudah tepat sasaran, akibat nya akan merusak reputasi Partai nanti nya . Pada hal partai bagaikan sebuah perahu layar untuk mengantar seorang calon baik itu Presiden dan wakil presiden , Gubernur dan Wakil Gubernur mau pun Bupati dan Wakil Bupati/Walikota dan Wakilnya.
Darwis Ak berharap kepada 2 pasangan calon ( Paslon ) yang sudah ikut bertarung akui saja secara jujur ( fair- red ) kita sudah melakukan dan berusaha hanya belum ada rezeki terima ajalah , jangan ciptakan kerusuhan dan akan menurunkan reportase kita yang selama ini terjalin dengan masyarakat kabupaten Siak dengan baik , dan Darwis berharap kepada yang dapat rezeki sebagai pemenang pilkada serentak kabupaten Siak nomor urut 2 Afni z- Syamsurizal agar merangkul kembali , karena pilkada sudah usai mari kita bangun Kota kesultan Siak lebih kedepannya ujar Wis.
Penulis : Darwis. AK jurnalis rmnews.id Bengkalis.